PARTAI PEMBELA RAKYAT

Survei nasional yang dilakukan Indo Barometer menemukan, mayoritas publik Indonesia relatif kurang puas terhadap kinerja parpol. ”Tingkat kepuasan hanya sebesar 30,1%, yang tidak puas 54,6%, dan yang tidak tahu atau tidak menjawab 15,3%,” ungkap Direktur Eksekutif Indo Barometer Mohammad Qodari saat melansir hasil survey, “Multipartai Ekstrem atau Multipartai Sederhana? Sistem Kepartaian Menurut Publik Indonesia.”

TIDAK ADA ISLAM INDONESIA, ISLAM ARAB

STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Musadaddiyah Garut pada senin 12 Juni 2006 mengadakan diskusi sangat menarik yang menyoroti konsteksualisasi Islam di Indonesia. Hadir sebagai pembicara Rumadi (Wahid Institute), Andhito dan Farid Wadjdi (DPP HTI). Tampak perbedaan yang tajam antara para pembicara saat berbicara tentang konstekstualisasi Islam di Indonesia. Rumadi menyebutkan harus ada pribumisasi Islam yang [...]

POROS PENJAJAH : LIBERAL-KRISTENISASI- AHMADIYAH

Demonstrasi kali lain dari biasanya. Tampak dari beragam pakaian yang dipakai pendemo , pakain khas dari berbagai agama. Ada berpakaian muslim, kristen, Budha dan Hindu. Mereka mempersoalkan MUI yang telah mengeluarkan fatwa tentang Ahmadiyah dan aliran sesat lainnya. Inilah yang dikecam Mashadi, ketua Forum Umat Islam (FUI). Menurutnya, apa urusannya orang kristen, budha dan Hindu [...]

Kenapa Mereka Menolak Syariah

 Seiring dengan semakin maraknya tuntutan penegakan syariah Islam di Indonesia, upaya untuk membendungnya pun semakin menguat.  Meskipun sebenarnya dilakukan oleh segelintir orang – yang selama ini memang dikenal berpikiran liberal- gerakan penolakan syariah Islam ini dilakukan secara sistematis dengan menggunakan media massa yang kental dengan kepentingan kapitalis. Jaringan anti syariah inipun ,tidak hanya bersifat lokal [...]

STRATEGI SALIBIS MENGHANCURKAN ISLAM

Kristenisasi dan Imperialisme merupakan satu hubungan  yang tidak bisa dipisahkan. Gerakan para salibis bertujuan untuk mengokohkan penjajahan Barat di negeri-negeri Islam. Tidak heran kalau Bush saat mencanangkan perang melawan terorisme menyebutnya sebagai perang salib. “ Perang ini, Perang salib ini , membutuhkan waktu yang lama”, jelas Bush.