Sultanan Nashiro, Kekuasan yang Menolong

Kondisi umat Islam sekarang memang sangat memperhatikan. Persis seperti yang pernah diingatkan Rosulullah SAW kepada umatnya,“Akan datang kepada kalian masa yang penuh dengan tipudaya; ketika orang-orang akan mempercayai kebohongan dan mendustakan kebenaran. Mereka mempercayai para pengkhianat dan tidak mempercayai para pembawa kebenaran. Pada masa itu, ruwaibidhah akan berbicara.” Mereka bertanya, “Apakah itu ruwaibidhah?” Rasulullah berkata, “Ruwaibidhah adalah orang-orang bodoh (yang berbicara) tentang urusan umat.” (HR Ibnu Majah dari Abu Hurairah ra.).

Zaman penuh tipu daya ini, sangat jelas di depan mata. Berbagai makar dilakukan untuk menyerang umat. Umat yang bersatu atas dasar keimanan mereka dalam Aksi Bela Islam dituduh mengancam negara, menggerus kebhinekaan, berpotensi radikal yang berujung teroris dan tudingan-tudingan keji lainnya. Ulama dan tokoh-tokoh umat yang berada di garis depan dalam Aksi Bela Islam dikriminalisasi,  disasar satu-satu. Dicari-cari kesalahannya hingga sampai ke lubang semutpun.

Dalam kondisi seperti ini, para pengkhianat yang sesungguhnya menghancurkan negara, tampak bagaikan pahlawan pembela tanah air. Padahal mereka lah para koruptor yang telah merugikan rakyat trilyunan rupiah. Dengan kekuasaan yang mereka miliki, bekerja sama dengan asing menjual kekayaan alam negara ini atas nama perdagangan bebas, investasi asing, keterbukaan ekonomi. Atas nama membangun infrastruktur, meminjam hutang, yang jelas-jelas menjerat bangsa ini. Sebagai bentuk ketertundukan kepada asing, mereka pun demikian patuh membuat kebijakan-kebijakan liberal yang menambah derita rakyat. Continue reading

Hampir 5 Tahun Berlalu, di Mana Naveed Butt?

Penculikan Naveed Butt , terkait dengan aktifitasnya mengungkap pengkhianatan penguasa Pakistan dan seruannya untuk menegakkan khilafah.

Keberadaan Naveed Butt, Juru Bicara Hizbut Tahrir Pakistan kembali dipertanyakan umat. Hizbut Tahrir di seluruh dunia kembali berkampanye secara massif, mempertanyakan di mana Naveed Butt. Hampir lima tahun sudah Juru Bicara Hizbut Tahrir Pakistan Naveed Butt diduga diculik badan intelijen Pakistan, ISI. Namun hingga sekarang tidak satu pun pihak pemerintah menyatakan bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Muhammad Ismail Yusanto, mempertanyakan kondisi terakhir Naveed Butt. Menurut Ismail, ini sungguh keadaan yang sangat mengerikan, bagaimana seorang yang merdeka, tiba-tiba diringkus kemerdekaannya tanpa jelas alasannya.
“Kalau dia ditahan, ditahan di mana? Kalau dia bersalah, bersalah atas tuduhan apa? Tidak pernah dijelaskan, tidak pernah diberi tahu,” ungkapnya kepada Media Umat.

Continue reading

Imam Muslim di Amerika Pimpin Perjuangan Lawan Inggris

Diperkirakan sekitar 50 persen budak atau tidak kurang dari 200 ribu jiwa budak yang didatangkan berasal dari daerah-daerah yang dipengaruhi oleh Islam.

Dokumen Kongres Amerika Serikat mempublikasi seorang imam Muslim memimpin “pemberontakan” melawan Inggris di wilayah Amerika Serikat, dua abad yang lalu. Dokumen ini menggambarkan jejak Muslim di Amerika Serikat.

Dokumen Amerika di perpustakaan Kongres, menceritakan seorang Imam Muslim bernama “Ibnu Ali Muhammad” atau “Bilali Muhammad” dikumpulkan bersama dengan para budak dari Guinea ke Pulau Sapelo dekat pantai negara bagian Georgia, pada tahun 1803.

Ia memimpin sekitar 80 budak Muslim yang bekerja di peternakan di Georgia. Selama perang tahun 1812, Bilal mampu memimpin anak buahnya untuk mengusir serangan pasukan Inggris di pulau tersebut.

Dalam dokumen itu diketahui bahwa Bilali rajib berpuasa Ramadlan, selalu memakai pakaian Muslim, dan setiap harinya melaksanakan shalat lima waktu. Pada tahun 1829 Bilali membuat manuskrip dalam bahasa Arab, yang dikenal dengan nama “ar-Risālah” ( pesan) tentang akidah Islam dan hukum-hukum fiqih. Dokumen ini sekarang disimpan di University of Georgia.

Sejarah Islam di Amerika Serikat bermula sekitar abad ke-16.  Estevanico dari Azamor adalah Muslim pertama yang tercatat dalam sejarah Amerika Utara.Walau begitu, kebanyakan para peneliti di dalam mempelajari kedatangan Muslim di AS lebih memfokuskan pada kedatangan para imigran yang datang dari Timur Tengah pada akhir abad ke-19.  Continue reading

Kecam ‘Pembantaian’  Armenia Abaikan Pembantaian Kaum Muslim

Amerika dan sekutunya  negara-negara Eropa yang menjadi pelaku utama kejahatan pembantaian massal di dunia.

Sejarawan dan ahli demografi Louisville University, mempertanyakan sikap Barat yang hipokrit dalam tudingan genosida Armenia. Menurut Justin McCarthy, dunia Barat, saat menyebut tahun 1915 sebagai peristiwa”genosida,” namun mereka mengabaikan rasa sakit jutaan Muslim yang dibantai atau dipaksa meninggalkan tanah air mereka selama periode terakhir Kekhilafahan Utsmani.

Saat itu, antara tahun 1821-1922,  kaum Muslim mengalami pembantaian dan pengasingan  di Balkan, Kaukasus dan Anatolia. Sementara tudingan genosida sendiri berawal dari peristiwa tahun 1915 berlangsung selama Perang Dunia I. Saat itu sebagian penduduk Armenia yang tinggal di kekhilafahan Utsmani berpihak kepada pasukan Rusia yang menyerang wilayah itu dan ikut memberontak. Continue reading

Mengenal Negeri Islam Kazakhastan

kzasKazakhstan adalah negeri Islam yang terletak di Asia Tengah, merupakan negara ke-9 terbesar wilayahnya di dunia.  70% dari penduduk negara itu adalah beragama Islam menurut sensus nasional 2009.  Etnis Kazakh sebagian besar adalah Sunni.

Negara ini sarat dengan multi budaya, yaitu perpaduan antara kekuatan Turki dan Mongol. Dengan luas wilayah 2.717.300 km2, setara dengan empat kali luas wilayah negara bagian Texas Amerika Serikat, Kazakhstan mempunyai iklim kering, dingin di musim dingin dan panas di musim panas. Negara ini berbatasan dengan Rusia, Cina, Kyrgyzstan, Turkmenistan dan Uzberkistan. Continue reading

Koalisi Imperialistik Obama , Perkokoh Penjajahan Amerika

140909213745_us_jet_512x288_apPresiden Obama mengklaim sudah ada 40 negara yang bergabung bersama Amerikan untuk memerangi tandzim ISIS yang memproklamasikan diri sebagai Khilafah. 10 negara Arab mendukung upaya Amerika tersebut setelah pertemuan di Saudi Arabia yang dihadiri menlu Amerika John Kerry.

Koalisi Obama juga didukung Israel. Seperti yang diberitakan VOA online (15/9) PM Benyamin Netanyahu Kamis malam (11/9) menyatakan negaranya mendukung seruan Obama untuk secara multilateral memerangi ISIS.

Sebelumnya, Obama pada Rabu (10/9), mengumumkan rencananya memimpin koalisi imperialistik dengan dalih memerangi tandzim IS (Islamic State). Melalui menlu AS John Kerry ,Amerika menyatakan perang ini akan menghabiskan waktu bertahun-tahun. Untuk itu Amerika akan memberikan pelatihan dan senjata kepada militer Irak, Peshmerga Kurdi dan kelompok oposisi yang sebutnya sebagai oposisi moderat.  Dalam  yang pertemuan Kamis 11/9 yang atur Kerry di Jedah, beberapa penguasa Arab seperti Saudi, Yordania, Mesir, Lebanon, Turki, Irak dan enam negara teluk menyatkan dukungan terhadap koalisi ini.

Adapun Iran tampaknya bermain di belakang layar,  tidak hadir secara terbuka dalam pertemuan ini.  Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dikabarkan menyetujui kerjasama dengan Amerika melawan Islamic State (IS). Seorang sumber kepada BBC Persia mengatakan, Ayatollah Ali Khamenei mengizinkan Qasem Soleimani, komandan pasukan Quds yang merupakan unit elite dari Pasukan Garda Revolusi, untuk mengoordinasikan operasi militer bersama pasukan Amerika Serikat yang membantu pasukan Irak dan Kurdi. Iran dan Amerika sendiri kerap melakukan koordinasi  dalam isu-isu regional seperti Irak, Suriah dan Afghanistan, yang dilakukan secara tertutup atau terbuka. Continue reading

Negara  Amburadul

Menjelang transisi menuju pemerintah baru, beberapa peristiwa politik kian menunjukkan betapa amburadulnya negeri kita. Menunjukkan Indonesia sesungguhnya dikuasai oleh pemilik modal dan tunduk kepada negara – negara imperialis.

Tercermin dari  tuntutan kenaikan BBM dari presiden terpilih yang baru dan partai pendukungnya PDIP. Seperti rezim sebelumnya saat menaikkan BBM, Megawati juga menyatakan alasan yang sama:  defisit anggaran. Ironisnya, Megawati malah balik bertanya: “Nah terus mencari pemasukannya gimana?”

Sikap presiden terpilih Jokowi dan PDIP ini menunjukkan ketertundukan rezim baru terhadap Barat. Direktur Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo A Chaves  sebelumnya sudah mewanti-wanti. Menurutnya,  tidak terlampau penting siapa yang menang, pemerintahan yang baru harus berani mengurangi subsidi BBM yang nilainya sekitar Rp 246 trilyun. Continue reading

%d bloggers like this: