HT Bangladesh : Dilarang Karena Melawan Penjajahan Asing


Pemerintah Opresif Liga Awami melarang Hizbut Tahrir Bangladesh karena aktifitas partai ini membongkar dan menentang campur tangan asing di negara itu yang disponsori India, Inggris dan Amerika Serikat. Koordinator jurubicara HizbutTahrir Bangladesh Prof. Mohiuddin Ahmed menyatakan hal tersebut dalam pernyataan persnya (23/10). Hizbut Tahrir berhasil membongkar konspirasi Liga Awami dengan negara-negara asing untuk menghancurkan Bangladesh dalam peristiwa pembantaian massal perwira militer Bangladesh di Philkhana (25/02).

Saat itu HT Bangladesh secara terbuka melakukan aksi-aksi terbuka dengan damai menyadarkan masyarakat tentang adanya upaya menghancurkan kekuatan militer Bangladesh dengan cara adu domba dibalik peristiwa itu yang dilakukan oleh pemerintah Liga Awami untuk kepentingan India dan negara imperialis seperti Inggris dan Amerika. Pemerintah Liga Awami malah melakukan kebohongan dengan menyatakan Hizbut Tahir mendukung pemberontakan militer.

Kementerian Dalam Negeri Banglades baru-baru ini mengumumkan, pemerintah telah melarang aktivitas Organisasi Islam Hizbut Tahrir.. Menteri Dalam Negeri Banglades Abdus Sobhan Sikdar mengatakan, pemerintah khawatir kehadiran Hizbut Tahrir bisa mengancam kehidupan yang damai di negara itu. Pemerintah Bangladesh menetapkan tahanan rumah bagi Prof Mohiuddin Ahmed ,juru bicara HT Bangladesh. Ini adalah kejadian yang pertama sebuah organisasi Islam yang tidak tersangkut aksi teroris dibubarkan kegiatannya.

Hizbut Tahrir selama ini dikenal aktif membongkar dan menentang kebijakan pemerintah yang pro negara imperialis kehadiran militer AS, masalah eksploitasi asing terhadap kekayaan alam Bangladesh, masalah transit dll. Sikap Hizbut Tahrir untuk menyelamatkan Bangladesh dari penjajahan , kebijakan anti Islam, dan kebijakan yang merugikan rakyat selama ini telah membuat Pemerintah Liga Awami yang tunduk kepada asing gerah.

Dalam pernyataan persnya juru bicara Hizbut Tahrir Bangladesh mengecam latihan militer gabungan antara militer Bangladesh dan angkatan laut Amerika di Chittagong. Pada November 2009, Special Warfare Dive and Salvage Unit dari angkatan laut Bangladesh ikut ambil bagian dalam latihan terakhir yang bertajuk “Tiger Shark“. Kedutaan AS di Bangladesh mengklaim bahwa melalui latihan bersama, kedua angkatan bersenjata akan berlatih kontra terorisme, penanggulangan bajak laut dan ancaman laut lainnya.

Namun menurut Prof. Mohiuddin Ahmed latihan bersama ini adalah bagian dari proses untuk menancapkan kendali Amerika terhadap militer Bangladesh. Latihan bersama ini merupakan pendahuluan untuk meletakkan pijakan bagi kedatangan militer AS untuk mengumpulkan informasi berharga di lapangan. Mengingat pentingnya posisi dataran tinggi Chittagong yang termasuk dalam propinsi Chittagong. Pantai Bengal satu-satunya yang bisa berfugsi sebagai pelabuhan laut bagi negara juga berlokasi di Chittagong. Wilayah ini juga berbatasan dengan Myanmar yang memiliki hubungan erat dengan China.

Hizbut Tahrir juga menjelaskan kepada masyarakat bahwa Amerikalah dibalik pelarangan Hizbut Tahrir Bangladesh. Negara imperialis ini sesungguhnya merupakan musuh Islam setelah mereka membuat kehancuran di Irak, Afghanistan, dan Pakistan dan dengan tangan bersimbah darah kaum muslim .  Amerika  juga merancang hal yang sama di Bangladesh, berupaya mengontrol tentara, angkatan laut dan angkatan udara Bangladesh.

Baru-baru ini Amerika memerintahkan pemerintah Bangladesh untuk membangun sebuah pangkalan udara di Cox’s Bazaar yang akan melayani kepentingannya di wilayah itu. Ini merupakan tambahan atas keinginan mereka untuk membangun kehadiran angkatan lautnya di Teluk Benggala.

Editor BBC Bengali, Sabir Mustafa, mengatakan, Hizbut Tahrir—yang dikenal sebagai organisasi yang mempunyai jaringan global—belakangan ini memang aktif memperkuat kegiatannya di berbagai universitas. Menurut dia, pemerintah mengkhawatirkan peningkatan pengaruh mereka terhadap para mahasiswa (Farid Wadjdi;Mancanegara TMU23)

Box :

Prof. Mohiuddin Ahmed : Kami Berjuang Tanpa Kekerasan

Pemerintah represif Bangladesh berupaya mengkait-kaitkan Hizbut Tahrir dengan aksi terorisme. Juru Bicara Hizbut Tahrir Banglades Profesor Mohiuddin Ahmed menyangkal kelompoknya terlibat dalam aktivitas teroris. Dia mengatakan, kelompoknya percaya bahwa terorisme dan aksi kekerasan lainnya berlawanan dengan ajaran Islam.

Menurut Profesor Ahmaed, Hizbut Tahrir adalah partai politik yang bertujuan untuk melanjutkan kehidupan Islam dengan penegakan syariah Islam lewat institusi Khilafah Islam. Dalam perjuangannya Hizbut Tahrir mendasarkan kepada Al Qur’an dan As Sunnah. HT melakukan kegiatan politiknya secara damai tidak menggunakan kekerasaan (angkat senjata).

“Aktifitas HT di Bangladesh selama 10 tahun ini yang dengan gigih menentang kebijakan pemerintah sekuler yang korup dan menyerukan syariah Islam telah mendapat respon yang luar biasa dari masyarakat Bangladesh . Inilah yang membuat liga Awami dan tuan besar imperialisnya berupaya menghentikan perjuangan Hizbut Tahrir,” ujar Profeser Ahmed.

Profesor Ahmed mengatakan, langkah yang dilakukan oleh pemerintah terhadap organisasinya ini telah gagal di masa lalu dan tidak akan sukses juga jika langkah itu dilakukan lagi saat ini. “Saya katakan secara terbuka kepada Anda, kami tidak akan tinggal diam terhadap aksi pemerintah di mana pun di dunia ini yang menutup organisasi kami,” katanya.”Kami selalu menyuarakan perlawanan terhadap imperialis. Kami akan melanjutkan upaya untuk menunjukkan pemikiran pemerintah yang pro-imperialis,” lanjutnya.(FW)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: