KONTROVERSI GUS DUR


Meskipun memang sudah sering sakit-sakitan, meninggalnya Gus Dur tetap saja menggagetkan. Tidak sedikit yang merasa kehilangan. Presiden SBY secara khusus menyatakan Indonesia kehilangan Bapak Pluralisme (30/12). Menurut Presiden, Gus Dur merupakan tokoh kunci yang mendorong transisi demokrasi di Indonesia. “Semasa hidupnya, Gus Dur mengajarkan kita semua untuk menghargai kemajemukan. Ia merupakan bapak pluralisme dan multikulturisme Indonesia,” jelasnya.

Berbagai komunitas pun menyatakan belasungkawa. Gus Dur selama hidupnya memang dikenal sebagai pembela kelompok yang dianggap minoritas dari beragam kalangan. Umat Khonghucu berdoa untuk Gus Dur, yang diangap  pahlawan karena telah berhasil mengangkat kesetaraan etnis Tionghoa. Gus Dur lah yang menjadikan tahun baru Imlek hari libur nasional. Hadir juga ke makam Gus Dur komunitas Baha’i.

Dr Natalie Mobini Kesheh (Australian Baha’i Community) mengatakan bahwa satu-satunya pemimpin Islam dunia yang begitu akomodatif terhadap komunitas Baha’i adalah Gus Dur. Hal ini disampaikannya dalam konferensi tahunan ketujuh yang diadakan oleh Globalization for the Common Good, From the Middle East to Asia Facific: Arc of Conflict or Dialogue of Cultures and Religions, 30 Juni – 3 Juli 2008, di Melbourne, Australia.

Media massa Israel secara khusus memuji peran Gus Dur (vivanews online; 4/01/2010). Laman media Yahudi, Jewish Telepgrahic Agency (JTA), Rabu 30 Desember 2009, menilai bahwa Gus Dur merupakan tokoh Muslim yang tak segan-segan berhubungan dengan orang Yahudi dan Israel kendati negara asalnya tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara Zionis itu. “Wahid membuat langkah baru dengan pertama kali mengunjungi Israel pada 1994,” kata JTA.

Menurut JTA, Gus Dur bersama yayasan yang memperjuangkan Islam moderat, LibForAll Foundation, dan Simon Wiesenthal Center dari Israel menggelar Konferensi Holocaust (isu pembasmian kaum Yahudi) di Bali pada 2007. Konferensi itu dihadiri sejumlah saksi hidup yang selamat dari Holocaust masa Perang Dunia Kedua dan para ulama Yahudi dan Muslim. Dalam konferensi itu, Gus Dur menyebut Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad sebagai seorang pembohong karena menyangkal adanya Holocaust.

Tentu saja tidak semua setuju dengan sepak terjang Gus Dur selama hidupnya. Pemikiran dan sikapnya dianggap kontroversial terutama di kalangan umat Islam. Gus Dur misalkan pernah menuai kontroversi dan kecaman ketika berwacana mengganti assalamu’alaikum dengan selamat pagi.

Dalam banyak hal Gus Dur juga memilih berseberangan dengan umat Islam. Maia Rosyida dalam bukunya “GUS DUR,.. Asyik Gitu Loh” yang diterbitkan The Wahid Institute menjelaskan kontroversi ini. Seperti pembelaan Gus Dur terhadap goyang ngebor Inul yang saat itu diprotes oleh umat Islam. Apa kata Gus Dur tentang Inul? “Lha wong lagi cari makan, mbok biarin. Itu haknya dia.” (hlm 38).

Apalagi ketika ada usulan untuk peraturan yang mewajibkan hukuman mati bagi orang Islam yang keluar dari agamanya (murtad). Gus Dur menentangnya , menurutnya ini hanya mengotori nama Islam saja, lafadz “La ikraha fi al-din” menurutnya sudah banyak yang melupakannya .Kontroversi yang paling ramai hingga melibatkan protes dari lima ratus ulama Indonesia adalah ketika Gus Dur mengatakan bahwa ‘Alquran sebagai kitab suci paling porno sedunia’ .

Dan bagaimana Gus Dur menjawab pertanyaan tentang hukum orang Islam yang mengucapkan selamat pada hari perayaan Natal? Kata Gus Dur: “Kita jangan cuman mengucapkan selamat. Baiknya kita ikut merayakan. Lha kan Natal itu Mauludnya Nabi Isa.”

Pandangan ini berseberangan dengan pendapat mayoritas ulama. Imam Baihaqi menyatakan, “Jika kaum Muslim diharamkan memasuki gereja, apalagi merayakan hari raya mereka.” (lihat Iqtidhâ’ al-Shirâth al-Mustaqîm, hal.201). Sedangkan Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam Ahkâm Ahl al-Dzimmah menyitir penjelasan yang dikemukakan Abu al-Qasim al-Thabari. Beliau berkata, “Tidak diperbolehkan bagi kaum Muslim menghadiri hari raya mereka karena mereka berada dalam kemunkaran dan kedustaan (zawr).

Di saat mayoritas umat Islam bergerak bersama-sama memperjuangkan agar Ahmadiyah dilarang karena bertentangan dengan Syariah Islam , Gus Dur memilih membela Ahmadiyah dengan  menyatakan, “Sampai mati saya membela Ahmadiyah.”

Pemikiran besar Gus Dur seperti pluralisme, multikulturalisme,  sekulerisme juga masih menjadi perdebatan hangat di kalangan umat Islam. MUI dalam fatwanya mengecam ide sekulerisme, pluralisme, liberalism dengan menyatakan merupakan pemikiran yang bertentangan dengan Islam.

Gus Dur dalam beberapa hal  berseberangan dengan beberapa tokoh NU sendiri seperti dengan almarhum KH As’ad Syamsul Arifin, pamannya KH Yusuf Hasyim. Ada juga yang menganggap pemikiran Gus Dur berbahaya meskipun tetap menghormatinya. KH Kholil Muhammad, Pengasuh Pondok Pesantren Gunung Jati Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur kendati merasa kehilangan sebagai sesama warga NU, secara politik dan pemikiran keagamaan berseberangan dengan Gus Dur. Ia menilai pluralisme agama yang diusung Gus Dur sangat berbahaya bagi umat Islam. “Semoga tidak ada lagi kiai nyeleneh secara pemikiran setelah Gus Dur,” ujarnya. (Tempointeraktif; 30/12/2009)

Yang jelas lepas dari pro dan kontra tentangnya Gus Dur adalah manusia biasa. Artinya, Gus Dur bisa melakukan kesalahan. Upaya memujinya secara berlebihan sampai-sampai mengkultuskannya, bukanlah cerminan ajaran Islam. Pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), yang juga adik kandung Gus Dur sudah memperingatkan  agar tidak berlaku berlebihan di makam. “Jika diteruskan hal itu bisa mengarah kepada kemusyrikan,” tegas Gus Sholah (Hidayatullah.com; 4/01)

Secara obyektif kita harus mengkritisi pemikiran-pemikiran Gus Dur tentunya dari sudut pandang Islam. Kalau itu bertentangan dengan Islam, kita harus dengan tegas juga mengatakan itu keliru dan tidak perlu diikuti. Namun sebagai Muslim sudah seharusnya kita meminta kepada Allah SWT agar mengampuni dosa-dosa dan kesalahan Gus Dur.  (Farid Wadjdi)

One Response

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: