Lintas Mancanegara TMU 64


Preman Penguasa Pakistan Culik Dr Abdul Qayyum

Beberapa menit sebelum tengah malam pada Rabu (27/7) , Dr Abdul Qayyum, anggota Hizbut Tahrir dan seorang dokter gigi senior di Rahim Yar Khan, Punjab Selatan, Pakistan, diculik oleh preman pemerintah.  Dr Abdul Qayyum diculik saat mengantar putrinya ke toko roti untuk membeli makanan, pada malam pernikahan putra tertuanya. Saat kenderaan roda empat memblokir jalan mobilnya.

Empat pria bertopeng dengan membawa senjata menculik Dr Abdull Qayyum dari mobilnya. Dia memprotes karena khawatir akan keselamatan putrinya. Bahkan para penculik mengatakan tidak peduli dan membiarkan putrinya yang berusia sebelas tahun , di mobil di jalanan yang sepi di gelap malam. Tidak satupun yang ada disana kecuali Allah SWT sebagai Penjaganya. Sampai saat ini dimana Dr. Abdulla Qayyum tidak diketahui. Tindakan penguasa Pakistan  yang keji ini sesungguhnya untuk menyenangkan tuan besar Amerika mereka. Yang tidak ingin rakyat Pakistan membebaskan diri penjajahan Amerika dengan menegakkan syariah dan bersatu di bawah naungan Khilafah.

Mengkritik Raja Saudi Dianggap Teroris

Para aktivis Islam mengecam pemerintah Arab Saudi yang berencana mengeluarkan undang-undang pemberantasan terorisme. Organisasi hak asasi manusia internasional khawatir undang-undang ini digunakan untuk menekan siapa saja yang tidak sejalan dengan pemerintah.Rezim Saudi melarang pembentukan partai politik atau aksi-aksi protes publik. RUU ini menetapkan hukuman penjara s sepuluh tahun bagi siapa saja yang mengkritik Raja atau Putra Mahkota. Hal ini dianggap membahayakan persatuan dan termasuk kejahatan terorisme.

Arab Saudi bereaksi keras mengingatkan bahaya gelombang aksi protes rakyat di Timur Tengah. Dalam hal ini, Arab Saudi telah mengirim pasukan ke Bahrain untuk membantu memadamkan dan menekan berbagai aksi protes. Arab Saudi menjadi tempat suak politik presiden Tunisia terguling Zine El Abidine Ben Al. Presiden Yaman  Ali Abdullah Saleh juga berobat ke Saudi karena terluka akibat serangan terhadap istinanya.

Puluhan Ribu Demonstran Mesir Tuntut Penerapan Syariat Islam

 

Puluhan ribu warga Mesir berkumpul di Lapangan Tahrir Kairo, Jumat (29/7), untuk menggelar aksi demonstrasi terbesar sejak demo penggulingan Presiden Mubarak. Massa menuntut pendirian negara Islam dan penerapan syariat Islam. Massa menerikkan yel-yel seperti “Tiada Tuhan selain Allah” dan “Islamiyah, Islamiyah”. Mereka juga menolak sistem sekuler dan liberal diterapkan di Mesir .

Ini adalah pertama kalinya para pemimpin Islam menyerukan demonstrasi nasional sejak Mubarak digulingkan pada Februari lalu. Selama aksi demo, para pembicara menyerukan persatuan dan kemitraan, tapi massa meneriakkan tuntutan agar Mesir menerapkan hukum Allah. Gemuruh suara takbir menggemah di tengah lautan massa.

 

Senator Pakistan : Kalau mereka bisa memiliki Persatuan Eropa (EU), kenapa Kami Tidak Boleh Memilik Khilafah ?

 

Senator Pakistan MushahidAllah menentang pelarangan Hizbut Tahrir . Dalam acara diskusi di Dunya TV Pakistan (19/07), MushahidAllah menyatakan HT tidak dilarang di Barat tapi dilarang di Pakistan karena tekanan pemerintahan Barat. Dia juga menolak anggapan bahwa aktifis Hizbut Tahrir adalah teroris, “aktifis Hizbut Tahrir sangat mengesankan , mereka bicara sangat intelektual”, ujarnya.

MushahidAllah juga mempertanyakan atas dasar apa pelarangan organisasi yang menyerukan Khilafah. “Jika mereka memiliki Persatuan Eropa (European Union), kenapa umat Islam tidak boleh memiliki Khilafah ? Hizbut Tahrir gencar dibicarakan belakangan ini, terutama setelah ditahannya Brigadir Ali Khan seorang perwira tinggi Pakistan dengan tudingan terlibat dengan organisasi Hizbut Tahrir.” Hizbut Tahrir telah bekerja ditenga-tengah masyarakat selama 10 tahun terakhir, tidak mengherankan kalau seperti di masyarakat, ide khilafah dan penyatuan umat Islam bergema pada para perwira angkatan bersenjata”, tegas jubir HT Pakistan, Naveed But. (FW dari berbagai sumber)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: