OUTLINE POWER POINT : POLITIK PEMERINTAH ISLAM


POLITIK PEMERINTAHAN  ISLAM

Oleh:  FARID WADJDI

¨    Pengertian Politik Islam

¨    Pengertian Khilafah

¨    Dasar-dasar Sistem Khilafah

¨    Komperasi Khilafah, Teokrasi dan Demokrasi

PRO KONTRA

¨    Tidak ada dalil tentang wajibnya Khilafah

¨    Khilafah adalah perkara fiqh bukan syariah , fiqh penafsiran pemikiran manusia yang bisa berbeda

¨    Tidak ada kejelasan sistem politik Islam, yang penting adalah substansi : persamaan, keadilan, persaudaraan dll

¨    Sejarah Khilafah yang penuh darah, termasuk di era Khulafaur rosyidin

¨    Tidak ada kejelasan pandangan ulama terhadap kewajiban sistem khilafah

¨    Penafsiran Islam berbeda-beda , Islam yang mana ?

¨    Khilafah adalah sistem yang utopis

¨    Negeri Islam sulit disatukan karena sudah terbagi-bagi

PENGERTIAN POLITIK

Politik dari sasa-yasusu-siyasah, yang berarti mengurus urusan;

Politik Pemerintahan Islam adalah cara pemerintahan Islam mengurus urusan rakyatnya, serta urusan negara, umat dan rakyatnya terkait dengan negara, umat dan bangsa lain;

Urusan tersebut meliputi seluruh aspek kehidupan: politik, sosial, ekonomi, pendidikan, keamanan, dll.

ISLAM BUKAN SEKEDAR AGAMA RITUAL

¨    “ The term Islam may be used in three sense : originally a religion, Islam later became a state, and finallya a culture” (Philip K. Hitti, History of Arab)

¨    The ideal of Islam is the rule of religion over all of life; as a religion as at the same time the Weltanschauung and way of life its believers (Joseph Schact; Encylopedia of Social Sciences)

PILAR DASAR  PEMERINTAHAN ISLAM

  • Kedaulatan di Tangan Syara’
  • Kekuasaan di Tangan Umat
  • Hanya Khalifah yang Berhak Mengadopdi Hukum
  • Wajib Membai’at Satu Khalifah

Bentuk Pemerintahan Islam:

¨    Bukan Monarchi

¨    Bukan Republik

¨    Bukan Federasi

¨    Bukan Kommonwealt

¨    Bukan Demokrasi

¨    Bukan Teokrasi

¨    Bukan Autokrasi

KHILAFAH BUKAN TEOKRASI

¨    TEOKRASI

¨    Raja Wakil Tuhan di Muka Bumi; Titah Raja = Titah Tuhan

¨    King Can Do No Wrong– Tidak bisa dikritik

¨    Muncul kedzoliman Raja atas Nama Tuhan

¨    KHOLIFAH

¨    Kholifah dibai’at rakyat untuk menjalankan hukum syara’

¨    Titah Kholifah TIDAK IDENTIK DENGAN  Titah Tuhan; Kholifah harus merujuk kepada hukum syara’

¨    Kholifah mungkin keliru– kewajiban koreksi

¨    Rakyat dan Kholifah saling menguatkan untuk kesejahteraan dan ketinggian Islam

 

KHILAFAH BUKAN SISTEM DIKTATOR

¨    KHOLIFAH DIPILIH OLEH RAKYAT

¨    RAKYAT BERHAK BAHKAN WAJIB MENGONTROL KHOLIFAH

¨    KEBOLEHAN BERDIRINYA PARTAI/KELOMPOK YANG BERASASKAN ISLAM

¨    MAHKAMAH MADZALIM MENYELESAIKAN PERSELISIHAN ANTARA RAKYAT DAN PENGUASA

¨    KHILAFAH ADALAH NEGARA HUKUM

¨    KHILAFAH ADALAH PELAYAN RAKYAT

¨    KHILAFAH MENERAPKAN SYARIAH YANG BAIK BUAT RAKYAT

DEFINISI KHILAFAH

¨    Ide Pokok Khilafah

¨    Kesatuan Kepemimpinan Umat >>> Kesatuan Ummat (ukhuwah islamiyah)

¨    Penerapan Syariah Islam >>> mengurus urusan umat dalam dan luar negeri (as-siyasah al islamiyah)

¨    Mengembang Dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia >>> (Islam rahmatan lil ‘alamin)

Syeikh Muhammad Najib Al Muthi’iy dalam takmilahnya atas Kitab Al Majmuu’ karya Imam An Nawawi. Beliau menegaskan:

( الإمامة والخلافة وإمارة المؤمنين مترادفة )

“Imamah, khilafah dan imaratul mukminin itu sinonim”

Para Ulama’  mengklasifikasikan kata imam, khalifah, sebagai bentuk sinonim (taraaduf). Imam Al Hafidz Al Nawawi. Beliau menyatakan:

( يجوز أن يقال للإمام : الخليفة ، والإمام ، وأمير المؤمنين )

“Imam boleh juga disebut dengan khalifah, imam atau amirul Mukminin”. [Syeikhul Islam Imam Al Hafidz Yahya bin Syaraf An Nawawi, Raudhah Ath Thalibin wa Umdah Al Muftiin, juz X hal 49; Syeikh Khatib Asy Syarbini, Mughnil Muhtaj, juz IV, hal 132]

Imam Al Ramli menyatakan:

الخليفة هو الإمام الأعظام, القائم بخلافة النبوة, فى حراسة الدين وسياسة الدنيا

“Khalifah itu adalah imam agung yang menduduki jabatan khilafah nubuwwah dalam melindungi agama serta pengaturan urusan dunia.”[Imam Al Ramli Muhammad bin Ahmad bin Hamzah,  Nihayat al-Muhtaaj ila Syarh al-Minhaj fil Fiqhi ‘ala Madzhab Al Imam Al Syafi’i, Juz 7, hal 289]

Imam Al-Haramain berkata:[1]

( الإمامة رياسة تامة ، وزعامة تتعلق بالخاصة والعامة في مهمات الدين والدنيا ) أ . هـ  .

“Imamah itu adalah kepemimpinan yang sifatnya utuh, dan kepemimpinan yang berkaitan dengan hal-hal yang bersifat umum dan khusus dalam urusan-urusan agama maupun dunia”. [Imam Al Haramain, Abu Al Ma’ali Al Juwaini, Ghiyatsul Umam fil Tiyatsi Adz-dzulam hal 15]

¨    Aqwal ulama : Kewajiban mengangkat Kholifah

¨  امام النووي: شرح صحيح مسلم: أَجْمَعُوْا عَلَى اَنَّهُ يَجِبُ عَلَى الْمُسْلِمِيْنَ نَصْبُ خَلِيْفَة.

¨    Mereka (para Imam Madzhab sepakat wajib mengangkat Kholifah

¨ قال الإمام الماوردي في الأحكام السلطانية ص 5: عقد الامامة لمن يقوم بها في الأمة واجب بالاجماع

¨    Mengangkat Imam (Kholifah)  bagi yang menegakkanya ditengah-tengah umat merupakan kewajiban berdasarkan ijma’

Imam ‘Alauddin Al Kasani Al Hanafi berkata:

“.. وَلِأَنَّ نَصْبَ الْإِمَامِ الْأَعْظَمِ فَرْضٌ ، بِلَا خِلَافٍ بَيْنَ أَهْلِ الْحَقِّ ، وَلَا عِبْرَةَ – بِخِلَافِ بَعْضِ الْقَدَرِيَّةِ – ؛ لِإِجْمَاعِ الصَّحَابَةِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ عَلَى ذَلِكَ ، وَلِمِسَاسِ الْحَاجَةِ إلَيْهِ ؛ لِتَقَيُّدِ الْأَحْكَامِ ، وَإِنْصَافِ الْمَظْلُومِ مِنْ الظَّالِمِ ، وَقَطْعِ الْمُنَازَعَاتِ الَّتِي هِيَ مَادَّةُ الْفَسَادِ ، وَغَيْرِ ذَلِكَ مِنْ الْمَصَالِحِ الَّتِي لَا تَقُومُ إلَّا بِإِمَامٍ ، …

“ …dan karena sesungguhnya mengangkat imam agung itu adalah fardhu.  Tidak ada perbedaan pendapat diantara ahlul haq mengenai masalah ini.  Khilafah sebagian kelompok Qadariyyah sama sekali tidak perlu diperhatikan, berdasarkan ijma’ shahabat ra atas perkara itu, serta kebutuhan terhadap imam yang agung tersebut; serta demi keterikatan dengan hukum; dan untuk menyelamatkan orang yang didzalimi dari orang yang dzalim; memutuskan perselisihan yang menjadi sumber kerusakan, dan kemaslahatan-kemaslahatan lain yang tidak akan terwujud kecuali dengan adanya imam…” [Imam ‘Alauddin Al-Kassani Al Hanafi, Bada’iush Shanai’ fii Tartibis Syarai’, juz 14 hal. 406

¨ ونعيد هنا ما قرره كتاب (الفقه على المذاهب الأربعة) 5/416: (اتفق الأئمة رحمهم الله تعالى على أن الإمامة فرض، وأنه لا بد للمسلمين من إمام يقيم شعائر الدين وَيُنْصَفُ، المظلومين من الظالمين، وعلى أنه لا يجوز أن يكون على المسلمين في وقت واحد في جميع الدنيا إمامان، لا متفقان ولا مفترقان).

¨  وقال النووي في شرح مسلم ج 12/232: (واتفق العلماء على أنه لا يجوز أن يُعْقَدَ لخليفتين في عصر واحد سواء اتسعت دار الإسلام أم لا)

¨ واما الامام القرطبي, حين فسر اية 30 من سورة البقرة, قال:

¨ وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً

¨   … هذه الآية أصل في نصب إمام وخليفة يسمع له ويطاع، لتجتمع به الكلمة، وتنفذ به أحكام الخليفة. ولا خلاف في وجوب ذلك بين الامة ولا بين الائمة إلا ما روي عن الاصم (1) حيث كان عن الشريعة أصم، وكذلك كل من قال بقوله واتبعه على رأيه ومذهبه،

¨    Al-imam Al-qurthubi ketika menafsirkan ayat 30 dari surah Al-baqarah, beliau berkata: …ayat ini pokok (yang menegaskan) bahwa mengangkat imam dan khalifah untuk didengar dan dita’ati, untuk menyatukan pendapat serta melaksanakan, melalui khalifah, hukum-hukum tentang khalifah. Tidak ada perbadaan tentang wajibnya hal tersebut diantara umat, tidak pula diantara para imam kecuali apa yang diriwayatkan dari Al-asham[1], yang menjadi syariat Asham, dan begitu pula setiap orang yang berkata dengan perkataannya serta orang yang mengikuti pendapat dan madzhabnya (al Imam al Qurthubi)

¨
[1] Al-asham adalah salah satu tokoh senior Mu’tazilah, nama lengkapnya adalah Abu Bakar Al-asham

STRUKTUR NEGARA KHILAFAH

¨    SEJARAWAN : [Will Durant – The Story of Civilization].

¨    ” Para Kholifah telah memberikan keamanan kepada manusia hingga batas yang luar biasa besarnya bagi kehidupan dan usaha keras mereka. Para Kholifah telah mempersiapkan berbagai kesempatan  bagi siapapun yang memerlukannya dan meratakan kesejahteraan selama berabad-abad dalam luasan wilayah yang belum pernah tercatatkan lagi fenomena seperti itu setalah masa mereka ”

ISLAM NEGARA ADI DAYA

¨    Peradaban Islam merupakan peradaban terbesar di dunia. Peradaban Islam sanggup menciptakan negara adi daya dunia (superstate) terbentang dari satu samudera ke samudera yang lain; dari iklim utara hingga tropis dengan ratusan juta orang di dalamnya , dengan perbedaan kepercayaan dan suku (Carleton : “ Technology, Business, and Our Way of Life: What Next)

¨    Kekuatan Umat Islam

¨    Lord Curzon (Menlu Inggris)  : Turkey has been destroyed and shall never rise again, because we have destroyed her spritual power: The Caliphate and Islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: