Kejahatan Amerika dan Bonekanya Asad Di balik Pembantaian di Houla


Kekerasan di Suriah kembali terjadi dan menyebabkan sedikitnya 50 orang tewas. sedikitnya 50 warga sipil, termasuk 13 anak, tewas pada bentrokan yang terjadi di pusat Kota Houla, Suriah. “Houla menjadi sasaran pembantaian,” ungkap salah seorang saksi mata.

Sebuah video amatir yang diposting via online oleh para aktivis menunjukkan lebih dari selusin mayat terbaring di dalam sebuah ruangan. Korban tewas itu termasuk sekitar 10 anak-anak.

Sejumlah warga Suriah yang selamat dari pembantaian di Houla, dekat Kota Homs, mengungkap kengerian tragedi yang mereka hadapi. Mereka mengaku bersembunyi atau berpura-pura mati agar selamat dari kekejian itu, yang berlangsung Jumat 25 Mei 2012.

Insiden yang menewaskan banyak korban jiwa itu karena bombardir  artileri militer Suriah. “Kami berada di dalam rumah saat mereka masuk, yaitu shabiha [anggota milisi] dan aparat keamanan. Mereka membawa senapan Kalashnikov dan senjata otomatis,” ungkap seorang warga Houla bernama Rasha Abdul Razaq, seperti dikutip BBC pada 28 Mei 2012.

Warga lainya yang juga selamat dari tragedi akhir pekan lalu mengaku harus bersembunyi di loteng saat orang-orang bersenjata membawa anggota keluaga dan menembak mereka. “Saya membuka pintu, dan saya melihat mayat, saya tidak bisa mengenali keponakan saya. Itu tak terbayangkan. Saya memiliki tiga anak, saya kehilangan semuanya,” kata warga yang tidak disebutkan namanya itu.

Kekuatan bersenjata Bashar Asad sang jagal pada hari Jumat 25 Mei 2012 melakukan pembantaian brutal baru melampiasan kedengkian mereka terhadap kaum muslimin di Suria yang tidak bersenjata. Mereka menggunakan semua jenis senjata baik senjata berat maupun ringan termasuk tank yang bertolak dari Akademi Militer di Homs.

Kejahatan dan Ketakutan Amerika

Dibiarkannya pembantaian terhadap umat Islam merupakan strategi Amrika. Karena negara itu hingga saat ini belum mendapatkan pengganti yang dianggap matang. Di sisi lain , keinginan rakyat Suria yang melakukan perlawanan terhadap Assad untuk menegakkan syariah Islam dan khilafah Islam semakin menguat. Sesuatu yang sangat ditakuti oleh Barat terjadi di Timur Tengah.

Strategi umum politik Amerika di Suria adalah memberi ruang kepada bonekanya, Bashar melakukan pembunuhan dan kebrutalan. Sampai negara imperialis ini bisa merekayasa pengganti baru untuk menjaga kelangsungan pengaruhnya di Suria. Untuk itu Amerika menggunakan strategi perubahan rezim model Yaman dengan   memberikan waktu lewat seruan transisi pemerintahan secara damai dan dialogis. Namun disisi lain, Amerika juga mengancam menggunakan opsi militer untuk mencegah keingingan menegakkan pemerintahan Islam.

Berbagai inisiatif telah dilakukan Amerika dalam kerangka strategi ini. Mulai dengan menggunakan liga Arab, pemantau internasional. Dan yang terakhir adalah inisiatif Kofi Anan yang datang untuk melayani strategi umum politik Amerika.  Anan menyerukan pemerintah oposisi untuk duduk dalam sebuah dialog.  Ia mengatakan bahwa misinya adalah menciptakan solusi untuk pergolakan di Suria dan memungkinkan dimulainya aktivitas politis.

Inisiatif Kofi Anan ini adalah inisiatif Amerika.  Kunjungan Anan dilakukan langsung setelah pembantaian Hula dan dalam situasi penciptaan pra kondisi ancaman embargo diplomasi atas rezim Suria.  Anan membawa pesan kepada rakyat Suria bahwa tidak ada jalan keluar untuk Anda dari rezim Suria kecuali dengan solusi Amerika!

Diperkirakan sejak diputuskannya inisiatif Anan tersebut pada 27 Maret lalu hingga diberlakukannya gencatan senjata pada 12 April, lebih dari seribu orang tewas, sebagian besar adalah warga sipil dan pendemo anti pemerintah. Karenanya, sumber-sumber oposisi menuduh rezim bersikap darah dingin yang tidak akan membiarkan krisis negeri itu selesai tanpa lautan darah yang kian meluas.

“Bayangkan saja sejak inisiatif Anan diputuskan, jumlah korban melebihi seribu orang dan sebagian besar adalah kaum manula, wanita dan anak-anak,“ papar Dr. Abdullah Hajiz al-Shamri, pemerhati internasional kepada harian al-Sharq, Arab, Selasa (10/04/2012). Dengan jumlah korban sangat besar dalam waktu yang sangat singkat tersebut menambah daftar korban sejak tuntutan perubahan meletus lebih setahun lalu mencapai lebih dari 12 ribu orang, menurut banyak sumber.

Begitulah Amerika memasarkan strateginya. Membiarkan  rezim jahat melakukan kejahatan-kejahatan mengerikan terhadap warga sipil tak bersenjata. Setelah matang penggantinya kemudian menawarkan perdamaian sekaligus ancaman diplomasi  untuk menutupi kejahatan-kejahatan kemanusiaan mereka ! Amerika mengancam dengan  intervensi militer ketika mereka melihat kekuatan-kekuatan baru yang muncul dari rakyat telah mendapat pengaruh yang tidak bisa dikontrol oleh Amerika.

Strategi yang sama mereka lakukan di di Bosnia . Pembunuhan masal di Bosnia terjadi ketika barat membiarkan orang-orang muslim Bosnia disembelihi dan dibunuhi dalam jangka waktu panjang. Lebih dari 8000 laki-laki dan anak-anak kaum muslim Bosnia dibantai di Sebrenica.

Perlu diingat,  Anan pada waktu itu adalah penanggungjawab bagian operasi damai di PBB.  Ketika mereka melihat  bahwa bandul mulai condong ke arah kemenangan kaum muslim mereka melakukan intervensi dan memaksakan solusi mereka yang jahat.

Demikian juga sekarang di Suria. Setelah AS melihat  kemenangan mulai tampak dari pihak pejuang sementara bonekanya Bashar mulai limbung dan dinilai tidak lagi mampu bertahan Amerika berupaya untuk melakukan intervensi. Tenggang waktu yang ada digunakan Amerika untuk mematangkan pengganti Bashar.

Obama bersama para pemimpin G-8 menekankan pentingnya Bashar Asad lengser.  Obama mengisyaratkan Yaman sebagai model transisi politis yang mungkin berhasil di Suriah . Penasehat Keamanan Nasional Amerika Thomas Johnalon menyatakan Obama disaat bersama PM Rusia Medvedev di sela-sela pertemuan G-8 di Camp David mengisyaratkan rencana transisi damai berdasarkan model Yaman.  Ia juga menyatakan bahwa opsi itu akan menjadi daftar pembahasan antara Obama dan Putin di awal pertemuan keduanya.

Amerika paham rakyat Suriah yang melakukan revolusi saat ini bukan sekedar menginginkan penggantian rezim Bashar dan kemudian menggantikannya dengan boneka Barat yang sama jahatnya. Amerika juga paham bahwa rakyat Suriah yang melakukan revolusi tidak rela pada pengganti kecuali rezim bengis Asad dicabut dari akarnya dan menegakkan pemerintahan Islam dan al-Khilafah ar-Rasyidah di Syam pusat dar al-Islam. Untuk mencegah itu Amerika siap melakukan intervensi militer untuk menakut-nakuti kaum muslimin supaya tidak menegakkan pemerintahan Islam di Suria..(Farid Wadjdi dari berbagai sumber)

Box : Seruan HT Wilayah Suriah

Pemimpin itu tidak akan membohongi warganya.  Dan sungguh Hizbut Tahrir memperingatkan Anda khususnya pada detik-detik kritis ini.  Maka umumkan penolakan Anda terhadap setiap inisiatif barat.  Campakkan oposisi yang memperbarui solusi barat beracun yang diantaranya mendatangkan Shara’ setelah Asad seperti mendatangkan Abdu Rabbo Mansour Hadi setelah Saleh sesuai dengan model Yaman yang disodorkan oleh Obama kepada Putin.

Sesungguhnya setiap hubungan  dengan barat dan meminta solusi dari barat sebagai pengkhianatan besar yang tak termaafkan.  Ancaman-ancaman kepala staf Amerika dengan intervensi militer jangan sampai menakut-nakuti Anda.  Selama Anda yakin kepada Allah dan Rasul-Nya maka Amerika dan kelompoknya  dengan izin Allah akan lari terbirit-birit ke belakang …  Anda bersama orang-orang mukhlis diantara tentara Anda dan berkumpulnya umat di sekitar Anda dengan dengan izin Allah mampu untuk mencabut rezim jahat ini.  Sebagaimana Anda umumkan “kami tidak akan tunduk kecuali kepada Allah” maka umumkanlah: “kami tidak akan tunduk kepada Amerika dan kami tidak akan menerima solusi Amerika”. Umumkanlah  bahwa tujuan revolusi kita adalah pembebasan total dari sistem barat buatan manusia kafir dan antek-anteknya yang tiran.Dan kami tidak akan rela kecuali Islam sebagai agama, pemerintahan dan sistem hidup “khilafah ‘ala minhaj an-nubuwwah” (www.hizb-ut-tahrir.info)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: