Kristen Koptik Mesir Tuntut Penerapan Syariat Islam


Bahkan Uskup mereka meminta para wanita memakai pakaian seperti halnya Muslimah.

Sekelompok Kristen di Mesir menuntut Majelis Konstituante menyusun konstitusi baru yang secara tegas memungkinkan mereka untuk melaksanakan syariah Islam. Kantor berita “Asy-Syarq al-Ausath” melaporkan asosiasi “Koptik 38” menyatakan penolakannya terhadap pasal baru yang diusulkan kepada Majelis Konstituante.

Dalam pasal ini ditetapkan para penganut agama samawi selain Islam menerapkan hukum mereka sendiri dalam persoalan perdata dan urusan agama. Asosiasi menekankan akan kelayakan mereka sebagai rakyat Mesir untuk menerapkan syariah Islam yang ditetapkan secara eksplisit melalui konstitusi.

Dalam memorandumnya Ahad (23/9), kelompok kristen Koptik ini menegaskan alasan kenapa mereka menuntut penerapan syariat Islam. Antara lain  syariah Islam menasakh (menghapus) syariah-syariah sebelumnya, syariah Islam menjaga darah, kehormatan dan kemuliaan ahlul kitab (Nasrani dan Yahudi), syariah Islam memberi mereka hak-hak yang sama seperti hak-hak kaum Muslim.

Alasan lainnya, tidak ada syariah (aturan hukum) dalam Kristen, sehingga Alkitab (Injil) memerintahkan umat Kristen untuk mengikuti konstitusi negara, di manapun mereka berada. Oleh karena itu sebagai umat Kristen di Mesir wajib mengikuti syariah Islam sebagai sumber utama konstitusi negara, yang darinya lahir undang-undang (hukum) umum bagi negara.

Asosiasi Koptik ini juga menegaskan pasal baru itu justru akan mengancam bangsa, karena ia akan membakar api fitnah (konflik) sektarian. Apalagi hal itu kontradiksi dengan perjanjian internasional tentang hak asasi manusia. Pasal baru ini dikhawatirkan akan menghancurkan konsep kewarganegaraan.

Sebelumnya Uskup Bishoy (18/5),seorang Uskup Koptik Mesir menyararankan agar wanita Kristen Mesir berpakaian lebih sopan, seperti saudara Muslimah mereka dan mengikuti teladan mereka. “Bunda Maria biasa memakai tarha (syal panjang yang menutupi rambut), mengapa Anda tidak mengikuti contohnya dan menutup rambut?” kata uskup, yang merupakan salah seorang calon bagi kursi kepausan Gereja Ortodoks Koptik, mengatakan baru-baru ini.

Keberadaan Kristen Koptik di Mesir yang  mencapai 10 persen dari 85 juta penduduk Mesir  menunjukkan bagaimana Islam memperlakukan agama Kristen dengan baik. Meskipun Mesir pernah di bawah naungan Khilafah yang menerapkan syariah Islam, pemeluk agama Kristen tetap dilindungi. Warga non Muslim yang hidup dalam wilayah Khilafah disebut Ahlul Dzimmah – orang yang terikat perjanjian – yang berarti mereka menikmati hak penuh kewarganegaraan.

Hak mereka dilindungi di bawah hukum syariah baik dalam hal hidup, kehormatan, harta, agama dan lainnya sama seperti warga negara lainnya. Mereka memiliki kewajiban membayar jizyah tetapi dibebaskan dari kewajiban membayar zakat. Rasulullah SAW juga bersabda: “Barangsiapa membunuh seorang kafir dzimmi, ia tidak akan mendapatkan bau surga meski bau surga itu bisa tercium dalam jarak 40 tahun perjalanan.” (HR. Ahmad)

Sir Thomas Arnold dalam bukunya ‘The Call to Islam’ menyatakan: “Kami tidak pernah mendengar tentang  upaya untuk memaksa pihak non Muslim untuk menerapkan Islam atau tentang segala penganiayaan terorganisir yang bertujuan membasmi umat Kristen.”

Lebih lanjut dia juga mengatakan “Seandainya khalifah memilih salah satu dari rencana ini (memaksa atau membasmi umat Kristen), tentunya mereka bisa membasmi umat Kristen dengan mudah seperti yang terjadi pada umat Muslim selama pemerintahan Ferdinand dan Isabella di Spanyol, dengan metode yang sama Louis XIV membasmi Protestan dengan menghukum mati pengikutnya, atau dengan kemudahan yang sama mengusir orang Yahudi dari Inggris untuk periode 350 tahun”. (FW dari berbagai sumber)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: