Revolusi Islam Suriah !


mujahidin-suriah3Berbeda dengan pergolakan Arab lainnya, Revolusi Suriah adalah revolusi Islam (tsaurah islamiyah). Rakyat dan seluruh pejuang Suriah telah mengikrarkan revolusi ini adalah semata-mat demi Allah SWT. “ Hiya lillah..hiya lillah” , bergema dalam perjuangan suci ini. Mereka pun hanya menggantungkan keberhasilan perjuangan ini kepada Allah SWT.

“Ma Lana ghoiraka ya Allah” (Kami tidak mempunyai siapa-siapa ya Allah,kecuali Engkau) ,tidak ada tempat kami bergantung kecuali Engkau ya Allah, bukanlah slogan keputusasaan saat banyak penguasa negeri-negeri Islam yang tidak peduli terhadap nasib mereka. Tapi merupakan bentuk keoptimisan yang bulat bahwa perjuangan mereka akan dibantu Allah SWT, karena mereka hanya bersandar semata-mata kepada Allah SWT.

Rakyat Suriah berikrar :  tidak membutuhkan Obama, Erdgogan, Mursi, Prancis, Inggris , PBB, dan pihak-pihak lain yang memang tidak akan benar-benar peduli terhadap mereka. Subhana Allah mereka hanya menggantungkan pada Allah SWT. Bukankah ini kunci kemenangan yang nyata ?

Revolusi Islam juga tampak dari nama-nama kataib (brigade-brigade) tempur yang mereka bentuk untuk menumbangkan rezim Bashar Assad yang keji. Terdapat brigade Al-Faruq, Abu Ubaydah, Anshaaru Ash-Shaabaat, Musthafa, Harakatu Tauhiid, Jabhah Nusroh, Anshorul Khilafah dll. Para mujahidin senantiasa memulai serangannya di waktu-waktu yang penuh berkah semisal setelah selesai shalat jum’at, setelah selesai shalat tarawih, setelah selesai shalat Ied Fitri Adha. Mereka selalu memulai pertempuran dengan berdoa mendekatkan diri kepada Allah SWT, menghiasi medan pertempuran dengan berdzikir dan membaca Al Qur’an.

Tidak hanya itu para mujahidin dengan tegas menolak visi perubahan Amerika yang ditawarkan kepada mereka. Mereka menolak demokrasi, meskipun dibalut dengan istilah-istilah Islam seperti ad Daulah al Madaniyah (negara Madani), al Islam al Mu’tadil (Negara Moderat). Ada kesadaran yang kuat bahwa semua ide-ide itu merupaka sistem kufur yang harus ditolak. Menerima visi perubahan ala Amerika, berarti membuat mereka akan jatuh pada lubang busuk yang sama, yaitu sistem sekulerisme. Bukankah sistem sekulerisme ini lah yang berpuluh-puluh tahun dijalankan oleh rezim Assad – bapak maupun anaknya-  dengan cara keji. Bagaimana mungkin mereka menjalankan sistem sekulerisme yang selama ini telah membuat mereka menderita ?

Berbeda dengan Mesir, Libya, Tunisia, yang menerima solusi Amerika dan Barat penjajah. Dengan menerima boneka-boneka Barat baik atas nama pemerintahan sementara atau pemerintahan yang terpilih secara demokratis. Rakyat Suriah tentu tidak ingin masuk dalam jeratan yang sama. Tidak mengherankan kalau Amerika, begitu sulitnya, mencari pengganti Asad.

Barat telah membentuk membentuk Dewan Nasional Suriah (Syrian National Council-SNC). Dewan ini segera diakui sebagai perwakilan resmi oposisi Suriah. Pada bulan November 2012, AS mengganti SNC dengan Koalisi Nasional Suriah (Syrian National Coalitiion-SNC), karena  lembaga sebelumnya gagal mendapat hati masyarakat. Namun lembaga oposisi baru  yang dipimpin oleh Muadz al Khotib inipun gagal menyaingi pengaruh para mujahidin yang tulus berjuang di lapangan.

Rakyat tahu lembaga-lembaga opisisi ini adalah merupakan kepanjagangan tangan dari Amerika dan sekutu Baratnya. Dan itu tampak nyata secara telanjang , ketika menlu Amerika yang baru John Kerry meminta Koalisi Nasional Suriah duduk bersama dengan rezim Asad. Sesuatu yang sangat menyedihkan, bagaimana mungkin Muadz al Khotib mau duduk bersama dengan rezim brutal yang telah menyebabkan lebih dari 70 ribu umat muslim Suriah terbunuh, 1 Juta menjadi pengungsi dengan kehidupan yang sangat menyedihkan ? Bagaimana Muadz al Khotib mau berkompromi dengan pembunuh anak-anak, orang tua, dan keluarga mereka? Berkompromi dengan pemerkosa wanita-wanita suriah yang mulia ?

Insya Allah rakyat Suriah, akan tetap pada visi ideologi Islam mereka, yaitu berjuang bukan sekedar menumbangkan rezim Asad yang keji, tapi juga membentuk Khilafah Islamiyah di Suriah. Karena hanya dengan Khilafah , Suriah dan negeri Islam lainnya akan mendapatkan kebaikan, melepaskan diri dari para diktator yang kejam, mencampakkan sistem kapitalisme sekuler yang membawa derita panjang, dan memotong campur tangan licik dan kejam negara-negara Barat di dunia Islam yang membawa petaka.

Kemenanganpun para mujahidin sudah di depan mata. Sebagaimana dilansir oleh http://www.worldtribune.com(13/3) , komunitas intelijen AS menilai bahwa rezim Presiden Bashar Assad telah kehilangan aset militer dan keamanan di tengah peperangan yang terjadi. Hal ini disampaikan oleh James Clapper, Direktur Intelijen Nasional, yang memberi kesaksian di depan Komite Intelijen Senat pada tanggal 12 Maret. Dalam kesaksiannya, Clapper yang mengepalai komunitas intelijen, mengatakan rezim Assad mendapat tekanan yang meningkat di tengah meningkatnya perlawanan. Dia mengatakan militer Suriah tidak dapat menghentikan kemajuan kelompok pejuang dengan sistem konvensional dan mungkin menggunakan senjata kimia.

Kemenangan revolusi Islam ini bukan hanya sekedar hitung-hitungan manusia, tapi merupakan janji dari Allah SWT dan Rosul-Nya , Insya Allah. Allah SWT dan Rosulullah SAW telah menjamin kemuliaan untuk Syam dan penduknya. Rosulullah SAW bersabda :

«عَلَيْكُمْ بِالشَّامِ فَإِنَّهَا صَفْوَةُ بِلاَدِ اللهِ يَسْكُنُهَا خِيَرَتُهُ مِنْ خَلْقِهِ.. فَإِنّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ تَكَفَّلَ لِيْ بِالشَّامِ وَأَهْلِهِ» [أخرجه العلاء الهندي في كنز العمال]

“Kalian harus tetap di Syam, karena Syam merupakan negeri pilihan Allah, yang ditempati oleh makhluk pilihan-Nya.. Sesungguhnya Allah telah memberi jaminan kepadaku untuk Syam dan penduduknya.” [Dikeluarkan oleh al-’Ala’ al-Hindi dalam Kanz al-’Ummal]

Penduduk Syam juga merupakan keturunan sahabat-sahabat hebat, seperti Khalid bin walid, Abu ‘Ubaidah al-Jarrah, Mu’awiyah bin Abu Sufyan. Inilah yang menginspirasi dengan sangat hebat para pejuang Syam. Kata-kata Kholid bin Walid yang terpatri di dinding kota Homs telah membuat mereka memeliki kesabaran, pengorbanan, dan keberanian yang tinggi dalam berjuang. Kata-kata Kholid bin Walid terpatri juga dalam sanubari mereka : “Aku mencari kematian, dengan kemungkinan itu bisa didapat, tetapi aku belum ditakdirkan, kecuali mati di atas tempat tidurku. Tidak ada satu perbuatan yang paling aku harapkan, setelah kalimah lailaha illa-Llah, ketimbang suatu malam dimana aku bermalam dengan memakai perisai, di bawah cahaya bulan di langit dan guyuran hujan hingga Subuh, sampai kami menyerang [dan mengalahkan] kaum Kafir).” [al-Asqalani, al-Ishabah, II/219]

Tentu bukan suatu kebetulan,kalau Rosulullah SAW memuliakan bumi dan penduduk syam dengan darah para mujahidin. Sebagaimana yang disabdakan Rosulullah SAW :

«لَيَبْعَثَنَّ اللهُ تَعَالَى مِنْ مَدِيْنَةٍ بِالشَّامِ يُقَالُ لَهَا حَمْصُ سَبْعِيْنَ أَلْفًا يَوْمَ القِيَامَةِ لاَ حِسَابَ عَلَيْهِمْ وَلاَ عَذَابَ، مَبْعَثُهُمْ فِيْمَا بَيْنَ الزَّيْتُوْنَ وَالْحَائِطُ فِي البَرَثِ» [أخرجه العلاء الهندي في كنز العمال]

“Allah benar-benar membangkitkan 70,000 orang (syuhada’ dan shalihin) dari sebuah kota di Syam, yang diosebut Homs, mereka tidak dihisab dan tidak diadzab. Tempat kembangkitan mereka antara Zait dan Hait di al-Barats (wilayah dekat Homs).”

Insya Allah bumi Syam akan kembali menjadi ibukota Khialfah Islamiyah. Sebagaimana sabda Rosulullah SAW:

«عُقْرُ دَارِ إلاسْلاَمِ بالشَّامِ» [رواه الطبراني ورجاله ثقات]

Pangkal dan tempat Darul Islam (Khilafah) adalah Syam (Suriah, Libanon, Yordania dan Palestina) – Hr at-Thabrani dengan rijal yang terpercaya .

Insya Allah dari bumi Syam, Khilafah akan membebaskan negeri-negeri Islam ditindas lainnya, menyatukan negeri-negeri Islam yang terpecah. Sebagaimana janji para mujahidin ketika berikrar :”Wahai Rohingya, tunggulah, kami akan menolong Anda”, Wahai Gaza, kami akan membebaskan Anda,dan wahai Masjidil Aqshakami akan menyelamatkanmu”Allah Akbar (Farid Wadjdi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: