Tajikistan Negeri para ulama besar dan tempat syahidnya pejuang khilafah


TajikistanTajikistan yang sekarang berbentuk negara republik adalah negeri Islam di Asia Tengah yang dulunya bagian dari Uni Soviet. Negeri ini yang berbatasan dengan Afganistan di selatan, Republik Rakyat Tiongkok di timur, Kirgizstan di utara, dan Uzbekistan di barat. Sebagian besar penduduk Tajikistan termasuk ke dalam etnis Tajik yang berbahasa Persia.

Islam adalah agama mayoritas di Tajikistan, 98 persen, mayoritas Sunni bermadzhab Hanafiyah. Islam pertama kali dibawa oleh orang-orang Arab pada abad ketujuh. Mayoritas penduduk Asia Tengah termasuk Tajikistan kemudian memeluk agama Islam yang berhubungan dengan Kekhilafahan. Islam menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Tajikistan.

Masuknya cahaya Islam di kawasan ini telah di mulai sejak masa Khalifah Umar bin Khaththab ra dengan perantara sahabat yang mulia Hudzaifah bin al-Yaman. Hudzaifah yang ditugaskan berdakwah di Azerbaijan dan Armenia, terus berjuang menyebarkan Islam hingga mencapai wilayah Dailam, Tibristan, dan Afganistan.

Pada masa pemerintahan Amirul Mukminin Muawiyah bin Abi Sufyan radhiallahu ‘anhu,  sahabat al-Hakam bin Amr al-Ghifari radhiallahu ‘anhu melintasi Sungai Jaihun dan masuk menguasai Uzbekistan pada tahun 50 H/67 M. Kemudian di masa berikutnya ada Said bin Utsman yang menginjakkan kakinya di Samarkan, lalu Musa bin Abdullah bin Khozim menaklukkan negeri Imam Tirmidzi, negeri Tirmidz pada tahun 70 H/689 M, kemudian Qutaibah bin Muslim menembus negeri-negeri Timur hingga sampai di Cina, Turkistan, Turkmenistan, Tajikistan, dan Kyrgistan.

Dengan kedatangan umat Islam ini, orang-orang pun berbondong-bondong memeluk Islam tanpa paksaan dan tekanan sedikit pun. Dari tanah Arab, Islam pun diterima oleh semua pihak, diterima semua suku dan entik, dan diterima oleh mereka yang miskin maupun kaya.

Sejarah Islam di Tajikistan, tentu tidak bisa dipisahkan dari wilayah Asia Tengah lainnya. Asia Tengah mempunyai hubungan dengan peradaban Islam sejak abad ke-7 M, ketika wilayah ini ditaklukkan oleh khilafah Islam. Wilayah ini dikenal dengan nama Bilad Wara’ Nahr.

Sejak ditaklukkan oleh khilafah Islam sebagai tanah kharaj, maka wilayah ini telah mempersembahkan para ulama yang luar biasa. Beberapa wilayah penting yang tercatat melahirkan ulama hebat adalah Tirmidz, Samarkand, Nasa, Khuwarizmi, Farab, Syas, Nasaf, dan Bukhara. Seperti Imam Tirmidzi dari wilayah Tirmidz dan Imam al Bukhari dari wilayah Bukhara.  Selain itu juga Ibn Sina (w. 428 H/1036 M) yang terkenal dengan karyanya, al-Isyarat wa at-Tanbihat, dan al-Qanun fi at-Thibb.

Setelah hidup sejahtera di zaman keemasan Khilafah Islam, wilayah Asia Tengah termasuk Tajikistan menghadapi penderitaan yang luar biasa di masa penjajahan Soviet Komunis. Terjadi pembantaian besar-besar terhadap ulama-ulama Islam, masjid-masjid dihancurkan atau dialihfungsikan  menjadi kantor pemerintahan atau gudang-gudang. Umat Islam saat itu ditekan, hingga menjalankan ibadah shalat pun sangat sulit.

Namun kondisi sedikit berubah pasca runtuhnya Soviet. Pada awalnya kaum Muslimin di wilayah ini berharap pemerintah baru akan memberikan kelonggaran pada Islam. Namun, ketakutan Barat akan kebangkitan kembali Islam di Asia Tengah, membuat mereka kembali mendukung orang-orang lama komunis yang anti Islam kembali memerintah. Loyalis partai komunis yang  tampil dengan wajah baru. Ditambah lagi, ketergantungan  kepada Rusia yang juga anti Islam, memperkuat kedudukan penguasa anti Islam di kekuasaan.

Pada tahun 1991, Tajikistan menyatakan merdeka dari Uni Soviet, Rahmon Nabiyev, pemimpin komunis (1982-1985), terpilih menjadi presiden pertama Republik Tajikistan. Negara ini pun bergabung dengan Commonwealth of Independetn State (CIS) yang dipimpin Rusia.  Pada tahun 1992, terjadi demonstrasi anti pemerintah di Dushanbe yang kemudian pecah menjadi perang  saudara. Kondisi ini memaksa Nabiyev mengundurkan diri dan diganti Imomali Rahmanov yang  dikenal pro Rusia.

Di bawah rezim Rahmanov yang didukung oleh Rusia, kondisi umat Islam semakin menyedihkan. Apalagi ketakutan akan Islam, yang dituduh teroris dan fundamentalis, membuat Barat mendiamkan kekejaman rezim ini terhadap umat Islam.

Pada Oktober 2005 Kementerian Pendidikan Tajik melarang siswa perempuan menggunakan busana Muslimah  di sekolah-sekolah umum. Padahal mengenakan jilbab sudah merupakan tradisi yang hidup lama di masyarakat Tajik, karena pengaruh Islam.

Tekanan

Pengaruh Hizbut Tahrir yang menguat di Asia Tengah termasuk di Tajikistan, membuat rezim sekuler ini melakukan penangkapan membabi buta terhadap syabab Hizbut Tahrir. Banyak di antaranya yang  disiksa di penjara hingga syahid. Dengan satu kesalahan, mengkritik kebijakan rezim sekuler Rahmanov yang menindas umat Islam dan menyerukan tegaknya syariah di negeri Islam itu.

Di antaranya adalah Abdulmajid Urunshoev (lahir 1964) dijatuhi hukuman 8 tahun penjara pada 2 Februari 2008. Dia dihukum karena ketakwaannya kepada Allah SWT dan karena mengemban dakwah Islam bersama Hizbut Tahrir. Pada 5 Januari tahun ini, bagian tubuhnya lumpuh, kondisinya terus memburuk hingga akhirnya meninggal pada Rabu pagi 8 Ramadhan (17 Juli 2013).

Hal yang sama menimpa, seorang syuhada telah wafat pada usia 45 tahun, bernama Manga Aliyevo Banji Nizumino. Dia menjadi seorang syuhada di salah satu penjara penguasa tiran dan kriminal Tajikistan pada 2013. Dia ditangkap 2003 dan disiksa dengan keji hingga luka dan gegar otak.

Namun semua penyiksaan ini  tidak pernah menghentikan dakwah Hizbut Tahrir. Rezim-rezim pemerintah sangat marah dan benci terhadap para aktivis yang berupaya untuk mengubah kondisi yang rusak. Mereka juga menyadari sebentar lagi khilafah akan tegak dan hal ini sangat menakutkan mereka.  (Farid Wadjdi dari berbagai sumber)

Box : Profile Tajikistan

Populasi : 7,1 juta (PBB, 2012)

Ibukota : Dushanbe

Luas wilayah: 143.000 km persegi

Bahaya Utama : Tajik, Uzbek, Rusia

Agama Mayoritas : Islam (98 %)

Ekspor Utama : aluminium, listrik, kapas, buah-buahan dan tekstil

GNI per capita: US $870 (World Bank, 2011)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: